Hancurkan Tottenham Hotspurs, Chelsea Melaju ke Final Piala FA

gol kontroversif juan mata

Sepertinya dengan penampilan stabil Chelsea, menebak langkah tim ini tidak lagi sesulit pelatih-pelatih sebelumnya. Tottenham Hotspurs sudah dibenamkan, tinggal beberapa tantangan lain untuk Di Matteo di musim ini.

Meski hanya berstatus pelatih ad interim, Di Matteo sepertinya tidak mau lagi disebut pelatih kelas bawah. Dengan kemenangan 5-1 atas rival sekota, maka Chelsea berhak ke final untuk bertemu Liverpool. Dengan langkah yang semakin meyakinkan, Di Matteo seperti ingin menunjukkan bahwa dia bisa memberi bukti pada suporter atau pemilik bahwa dia pantas naik jabatan menjadi pelatih utama. Tidak mudah mengalahkan Tottenham Hotspurs, apalagi dengan angka setelak itu.

Praktis ini adalah kemenangan terbesar Chelsea sejak mereka melumat Spurs 4-0 sepuluh tahun lalu. Di masa sebelumnya mereka bahkan pernah menghabisi Spurs dengan skor 1-6 di tandang pada tahun 1997. Dengan kemenangan telak ini, pola permainan Chelsea yang membosankan dan terkesan dipaksakan tidak lagi terlihat seperti ketika ditangani Andre Villas Boas. Chelsea di tangan Di Matteo seperti mendapat angin baru ketika seluruh lini terlihat padu, dan nama-nama yang dulu sempat ingin disingkirkan ternyata menemukan bentuknya.

Pertandingan Chelsea versus Tottenham Hotspurs yang dilangsukan di New Wembley ini sendiri berlangsung menarik. Meski secara skor Spurs kelihatan dibabat, namun mereka kerap kali membuat Chelsea kesulitan. Kedua tim memiliki jumlah serangan ke gawang yang relatif berimbang. 12 untuk Tottenham Hotspurs dan 14 untuk Chelsea. Chelsea sendiri mampu mewujudkan peluang menjadi gol setelah Drogba dengan gol ciri khasnya membuat unggul di menit ke-43. Lima menit setelah babak kedua dimulai, giliran Juan Mata melesakkan gol. Gol ini berbau kontroversi karena terjadi kemelut dan sulit menyimak apakah itu sudah melewati garis atau belum.

Ketinggalan 2-0, Spurs tidak mengendur. Mereka malah makin galak dan mampu mengecilkan kedudukan lewat gol Gareth Bale. Ketika Spurs bersemangat tinggi untuk mengejar, Ramires malah memperlebar keunggulan. Gol ini seperti mematikan semangat Spurs, dan berikutnya Chelsea berpesta. Dua gol tambahan dicetak oleh Frank Lampard dan Florent Malouda. Dengan hasil ini, Di Matteo telah menyelsaikan satu rintangan. Rintangan berikut adalah lebih berat, melawan tim terbaik dunia saat ini, Barcelona di UEFA Champions League.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s