Galliani : Kami akan Berusaha Melakukan Apa Saja demi Tevez

AC Milan melakukan regenerasi. Dan, kini mereka menargetkan Tevez untuk menjadi andalan mereka di musim berikut sekaligus menggantikan generasi lama yang sudah mereka lengserkan.

Skuad AC Milan memang sedang melakukan perombakan besar-besaran. Nama-nama yang seakan seperti ikon mereka seperti Genaro Gattuso, Alessandro Nesta, Filippo Inzaghi, Clarence Seedorf harus meninggalkan AC Milan. Ini menjadi momen yang mengharukan. Terlebih karena nama-nama itu yang memberi gelar cukup banyak bagi AC Milan, salah satunya UEFA Champions League di tahun 2007. Dengan hilangnya generasi ini, maka AC Milan akan menjelma jadi sebuah generasi baru. Satu nama yang mereka bidik adalah Carlos Tevez, yang berulang kali ngambek dan menginginkan pergi dari Manchester secepatnya. Prediksi sepakbola.

CEO AC Milan sendiri yang mengutarakan bahwa sosok Carlos Tevez sangat dibutuhkan. Adriano Galliani menyebut nama itu sebagai pilihan untuk menggantikan meriam tua mereka. Tevez menjadi rencana mereka , setelah Ricardo Montolivo terlebih dulu didatangkan. Dengan adanya Tevez, maka diharapkan daya gedor mereka makin tajam. Nama ini memang bisa memainkan peran Seedorf atau Inzaghi sekaligus. Bahkan ketika Robinho sedang tidak maksimal, Tevez bisa menggantikan tempatnya.

Tevez yang baru saja membawa Manchester City juara liga, memang kerap mengatakan bahwa dia tidak betah di Manchester. Meski di pertandingan-pertandigan akhir dia mampu memberi sumbangsih, namun kepergiannya dianggap tinggal menunggu waktu saja. Saat di paruh musim , Tevez dikabarkan akan berlabuh di PSG atau Inter. Namun, diberitakan bahwa tabiat yang tidak baik dan harga yang masih tinggi itu membuat dia harus gigit jari dan tetap bertahan di Manchester City.

Carlos Tevez merupakan pemain asal Argentina yang cukup kontroversif. Kepindahannya ke Manchester United sempat dianggap sebagai figur yang selalu dicintai suporter. Namun, kepercayaan suporter dirobek ketika dia memilih pergi ke City. Saat di City, Tevez sempat mendapat ban kapten, dan juga menjadi pujaan. Namun, lagi-lagi dia mengkhianati kepercayaan dengan mengatakan ketidakbetahannya. Roberto Mancini pun sempat mengamuk ketika dia tidak mau dimainkan saat pertandingan UEFA Champions League.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s